Unprecditable

Semua ini bukanlah semudah komentator bola memprediksikan hasil akhir pertandingan sebuah laga bola. Ini tentang hati. Entah bagaimana awalnya, aku jatuh hati padanya. Sebagian hatiku tepatnya, tanpa kusadari. Dia tidaklah seperti pangeran-pangeran di dongeng cerita terindah. Dia juga bukan seperti bodyguard yang selalu siap sedia untuk menyelamatkanku. Tapi dia yang ternyata mampu menguatkan aku di saat aku lemah. Dia yang tiada henti menghiasi hariku dengan senyum. Dan dia yang berhasil mematikan kaset rusak yang selalu dimainkan tanpa henti di dalam hatiku. Dia, yang memberikan hatinya untukku. Dia, yang mau mendengarkan seluruh ocehanku, walaupun itu terdengar seperti lagu yang dimainkan ulang dan tanpa henti. Dia, yang sabar dan tiada henti membuatku terkagum. Dia, yang membuatku berhenti. Dia, yang menggurat cinta di hatiku. Dia, yang tersayang. Dia.

Komentar