There is no way to back

There is no way to back. Aku sudah menutup rapat semua akses yang mungkin bisa digunakan untuk membuka masa lalu. Yang lalu biarlah berlalu. Yang di belakang tidak usah lagi dihirau. Aku tidak punya kaca spion untuk melihat ke belakang. Yang aku tau, aku mampu dan aku bisa untuk selalu bahagia. Hatiku mungkin kali ini lebur. Namun tidak senyumku. Iya masih bertengger disana. Selalu disana, dengan atau tanpa dirimu. Kali ini bukan lah  cerita fiksi seperti biasanya. Namun inilah curahan hati. Yang mungkin terlupa oleh beberapa sudut hati. Atau bahkan yang tak dianggap oleh beberapa masa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usaha

Diam-diam

aku benci