Kangen berpangkat
Kangen berpangkat. Aku buka lagi bagian itu. Menimbulkan sensasi yang menakjubkan. Hariku menjadi gerimis. Senyumku memudar, tak seperti inginku padamu yang tak pernah pudar. Aku beranjak, berusaha menutup bagian itu namun terlambat. Kangen berpangkat milikmu kembali datang. Aku semakin pudar. Hariku menjadi hujan lebat. Dan semua buram. Aku kembali lagi ke masa itu. Masa-masa dulu. Aku ingat betapa susahnya berusaha menghapusmu dari hatiku. Dan aku ingat, betapa susahnya aku menghindarimu selama 3 tahun belakangan ini. Karena bayangmu selalu berusaha menarikku ke pesakitanmu yang lalu. Aku bergeming. Aku berontak. Aku berlari. Aku kabur, berusaha untuk tidak membuka lagi sakit ini. Bukan sakit, tetapi candu. Biarkan aku menutup bagian kangen berpangkat ini. Aku ingin lepas. Dan tersenyum ketika mendengar namamu disebut, karena aku pernah di hatimu, 3 tahun.
Komentar