Terpaksa
Terkadang sesuatu menuntutmu untuk menjadi yang lain. Terkadang sesuatu meminta paksa untuk mengorbankan yang kau punya. Dan terkadang kau tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menurutinya. Mungkin merenggangmu tidaklah semudah seperti yang terlihat. Layaknya pepatah "Lihatlah air hingga ke dasarnya". Maka, lihatlah pula hati ke dasarnya. Memang, tidak semua orang punya kesabaran yang ekstra untuk menghadapinya. Beberapa diantara mereka memilih menepi dan berhenti di pinggir jalan, tak terkecuali kamu, terhadap kisah kita. Namun ada pula mereka yang masih terus meneruskan, walaupun dengan ketidak sempurnaan yang ada. Terkadang ketika kita telah berhenti, kita akan susah kembali berjalan di jalan yang sama dan dengan pendamping yang sama. Dan dengan terpaksa kita harus kembali menunggu waktu, untuk membawa semua sedih yang menggunung.
Komentar