Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2011

My superhero♥

Untuk Mama dan Papa, terima kasih akan semuanya. Terima kasih untuk keringat kalian yang selalu menetes hanya untuk memberikan sesuatu hal yang harusnya tidak kusia-siakan. Terima kasih untuk air mata yang telah kalian cucurkan hanya untuk anakmu yang belum tau terima kasih ini. Terima kasih untuk perhatian kalian yang hingga kini dan sampai kapanpun akan kalian berikan padaku. Terima kasih untuk hati kalian yang terlampau besar untuk selalu memaafkan kesalahanku yang mungkin sekarang sudah bertumpuk tumpuk. Terima kasih pada Mama sudah mau mempertaruhkan nyawanya untuk sekedar melahirkanku hingga sekarang aku sebesar ini. Terima kasih sudah mau menjadi matahariku untuk kapan saja. Terima kasih Papa yang sudah mau bekerja keras, memberikan yang terbaik untukku, maaf hingga saat ini aku masih saja belum bisa memberikan apa yang terbaik untukmu Pa. Terima kasih Pa, akan tauladan, serta contoh yang selalu engkau berikan padaku, disiplinmu, ketegasanmu yang bisa memagariku dari kemungkinan...

Best Friends Forever♥

Sahabat, orang yang bangga akan kamu padahal dia tau seberapa jeleknya sifatmu dan dia masih mau menerima itu, bahkan tak pernah berhenti untuk mengingatkanmu dikala kamu salah. Padahal kamu itu sangat sulit untuk dinasehati, tapi ia tetap ada di sampingmu :) Ery Prawestya Teman sebangkuku dari kelas 10, orang yang tau persis apa yang aku pikirkan. Orang yang tak henti-hentinya membesarkan hatiku dikala aku sedang jatuh dan terluka karena F. Sosok seorang kakak perempuan yang tiada henti menunjukkan ketegarannya dalam menghadapi hidup. Orang yang jadi orang pertama tau apapun yang terjadi padaku. Orang yang rela kusinggahi rumahnya hanya untuk berkeluh kesah tentang hidup, untuk berkhayal tinggi. Orang yang mengajariku bagaimana menjadi kuat dan bagaimana menjadi kejam akan hidup. Thanks bro♥ Nindya Laksita K Teman satu kelasku, yang terlampau baik hati. Sosok seorang yang patut kuteladani, kebaikannya, keteguhan hatinya, dan keberaniannya untuk menantang ketakutan dirinya. Or...
Hingga sampai waktuku, ku tak ingin seorangpun merayuku. Tidak pula denganmu, masa laluku. Hingga sampai tenggat waktu yang ditetapkan, tak jua ku kan ingkari itu. Aku kan menunggu, kan tetap menunggu. Walaupun, sebagian kecil dari hatimu takkan pernah kuraih namun ku kan tetap menunggu. Sampai waktu gusar dan menggertakku untuk pergi.

Se-ma-ngat

Kenapa hidup nggak hanya berdasarkan teori? Kenapa hidup nggak segampang ketika seperti ikut dalam acara Dunia Lain? Dimana kalo kita udah nggak kuat dan mau nyerah tinggal lambaikan tangan ke kamera dan semua berakhir sampai disitu, kita dijemput dan lolos dari perasaan yang mengintimidasi kita. Kenapa hidup nggak semudah apa yang kita bayangkan? Kenapa kita, terkadang harus menmperhatikan hal kecil yang mungkin nggak ada artinya buat kita? Kenapa kita harus duduk berjam-jam mendengarkan guru menjelaskan tentang rumus-rumus menghitung bola menggelinding, apa itu penting? Sekilas, banyak hal yang sebenarnya sangat sederhana namun ternyata di dalamnya tersusun inti yang sangat rumit untuk diuraikan, dan hanya mereka.. para pemenang yang dapat menguraikan kesederhanaan itu menjadi sesuatu yang tak terhitung nilainya, suatu perasaan yang tak bisa dibeli dengan apapun, yaitu kebahagiaan. Inti dari postingan yang "njelimet" ini sebenernya satu, berusaha buat menang di dalam keadaa...

Not today

Bukan hari ini dimana kamu mau membiarkan hatimu untuk aku mengerti dan kumengerti. Bukan hari ini kamu mengikat hatiku, ataupun aku mengikat hatimu. Bukan hari ini, bukan esok, dan bukan lusa. Bukan juga waktu yang menentang atau tak setujui ini semua. Waktu sedang berbaik hati memberikanku kesempatan untuk bisa menggapaimu, untuk bisa merengkuhmu dan mempercayakan hatiku padamu. Bukan masalah hari kemarin ataupun kemarinnya lagi. Bukan juga masalah hatimu yang masih sekerat batu. Bukan juga masalah hatimu yang jauh tuk kuraih. Ini hanya masalah keinginan dan ketulusan. Haruskah semua dikaji ulang? Haruskah kuulangi lagi semua? Ataukah harus kuhancurkan saja semua, biarkanku sakit dan lalu menjerit hilang dimakan kesepian, atau harus kupertahankan semuanya? Melonggarkan toleransi hatiku yang tertempeli dengan suatu idealisme? Atau lagi semua ini hanya klise belaka?

Dari barat untuk tenggara

Hai tenggara, perkenalkan aku barat. Disaat matahari pulang, warnaku menjadi jingga-kemerahan, ketika itu banyak yang terpukau akan keindahanku. Si arah selatan terkadang mengirimiku bisikan kata cintanya melalui desau angin yang ia hembuskan kepadaku, lalu utara ia juga melakukan hal yang sama dengan selatan, mengirimiku beratus kata tentang cinta, sedangkan timur? ia melakukan hal yang sama, mengiringi matahari sepertiku, membuatku terpesona akan keanggunannya dikala matahari terbit, mengirimkan isi hatinya melalui kabut tipis yang mudah hilang dengan rasa dingin menggigit yang membuatku nyaman. Namun suatu ketika aku bosan dengan manja-manjaan yang mereka beri, mereka hanya mengajariku untuk bahagia bukan untuk menderita. Mungkin aku terlalu angkuh, aku berpaling dari mereka aku tertarik pada seseorang yang ada di antara si timur yang gagah dan selatan yang rupawan. Si tenggara, iya tenggara, seseorang yang mungkin hanya dianggap sebelah mata atau bahkan sama sekali diacuhkan. Di lu...

11:11

11:11 K? K untuk siapa? K untuk seseorang disana yang masih memandang usahaku dengan sebelah mata, atau bahkan tidak memandangnya sedikitpun? K untuk dia yang berada bertolak belakang denganku. K untuk yang selalu hanya akan ada di dunia mayaku. K untuk seseorang yang akan mengingatkanku pada hujan, mengingatkanku pada saat aku sulit bernafas. K untuk seseorang yang mengingatkanku pada sebuah kalimat, "Jangan pernah mau kalah sama penyakit" K untuk dia yang mengajariku banyak hal tanpa ia sadar. K untuk mimpiku, mimpi indah namun getir pahitnya nyata ada.

Empty Box

Entah kenapa sekarang aku ngerasanya hatiku nih bener-bener kosong. Intinya sih 1, gue kesepian. Yak, benar-benar kesepian. Kesepian tingkat akut. Gue ngerasanya gue udah ada di titik teratas. Yap, jenuh yang sangat memuakkan. Aku mencoba mengisi kotak kosongku dengan sedikit harapan tentang seseorang, namun tetap saja semua sia-sia. Semua mengasap dan lama-kelamaan menghilang dihembus angin. Tapi serius, ada di titik ini bener-bener ngebuat gue jadi orang yang pesimis dan jadi orang yang gampang banget ngeluh. Iya, ngeluh. Ngeluh emang bukan solusi ataupun pemecahan dari semua masalah ini. Tapi emang sekarang yang aku bisa lakukan ya Cuma ngeluh, Cuma ngeluh. Mau gimana lagi? Katanya cinta nggak usah dicari tapi ditunggu aja datengnya. Permasalahannya: Cinta nggak bakal berhenti di aku kalo aku diem aja gini nunggu cinta dateng ke aku. Aku emang udah takdirnya kali ya nggak bisa apa-apa? Kalau Tuhan denger dan tau isi hatiku, aku Cuma minta 1 hal kok. Aku minta Tuhan kirimin makhluk-N...

Patah

Aku bukan cuma hancur, tetapi juga remuk. Aku tak hanya menangis, tetapi meronta meraung sakit .Aku bukan pemenang, tapi pecundang. Aku tak hanya meradang, tapi juga terbakar. Aku sakit, hatiku hancur dan hilang. Aku berontak akan semua ini, tapi semua seperti tak bergeming dengan inginku. Semua seolah hanya desau angin yang menerpaku, semakin membuat pedih luka yang menganga lebar ini. Aku tak ingin untuk mengobatinya. Kenapa? Sia-sia, kelak luka ini kan terbuka kembali. Aku hanya bisa menangis, kalau bukan itu apa lagi? Mau tertawa? Tawaku itu tawa hampa, tawa kosong, tawa kematian. Tersenyum seolah tak pernah terjadi apa-apa? Senyum yang pura-pura, senyum palsu. Entah kenapa ini semua terasa getir sekali untuk kurengguk. Pahit, pedih silih berganti melengkapi getir yang kurasa. Menyedihkan bukan? Tuhan terlalu sayang padaku, itulah alasan kenapa Ia begitu dalam menyakitiku, untuk membangunkanku dari mimpi-mimpi indahku yang tak mungkin pernah mendapatkan izin-Nya untuk menjadi sebua...

27 Itu tanggal sial ya?

Baru di awal tahun kok udah patah hati? Hal itu terjadi loh sama aku. Gimana sama kalian? Ngerasain hal yang sama nggak? Kalo aku sih iya. Awal tahun ini patah hati teruuus. Masih inget F? F itu kakak kelas yang aku sukain dari kelas 1 di sekolah. Serius ya orangnya tuh bukan termasuk kategori anak yang patut dijadiin teladan. Kok bisa? Ya bisalaaah -__- Gini ya, dia itu anak gengsternya sekolahku, terus dia doyan clubbing, doyan bolos sekolah, perokok, apa itu patut buat diperjuangkan? Enggak. Totally he’s not the best I can get, right? Tapi meskipun gitu aku SAYAAAANG banget sama tu anak. Ada yang menyebut ini bukan sayang tapi obsesi. Oke, he is my OBSESSION! Dia obsesiku dia obsesiku dia obsesiku lalalala. Oh iya dan berapa lama aku memperjuangkan hatiku untuk mendapatkannya? 1 tahun lebih 3 bulan! Kyaaaa lama banget ya? (Baru nyadar setelah ngitung ini tadi). Udah selama itu dan kamu nggak ada tanggepan sama sekali? Dasar bebal! Oke akhir January kemarin kamu bilang ke aku, kalo ...

New Year, New me

Hai blog, lama nggak nge-posting ya? Ini postingan pertamakau di tahun 2011. Oh iya, Happy New Yeaaaaar yaaa :) Happy new Year buat tahun baru 2011 ataupun tahun baru imlek juga boleh hahaha. Aku emang sengaja lama nggak update, takut keinget hal yang udah jaman dulu banget. Tapi yaahh mau gimana lagi? Banyak yang minta aku update dan ngurusin blog ini sih, maklum banyak fans hahaha (Nggak usah pada protes). Hmm tahun baru… Jadi inget aku punya banyak resolusi buat tahun baru loh :) . Mau tau apa aja? Nih ya aku tuliiis: Resolusi Tahun 2011: -Buat orang tua bangga, prestasi harus naiiiik tajam pokoknya! -Kurusin badaaaan biar ideal dan nggak gendut gini. -Belajar jadi cewek (?) Min. Tahun ini punya 5 Dress!! -Ikut O2SN lagi dan menang lagi! Giat latihan Karate -Sholatnyaaaaa jangan bolong-bolong! -Punya pacar (?) *Nggak wajib deh yang ini. Kayaknya sih itu aja resolusiku di tahun 2011 ini, cukuup itu. Sekarang udah bulan February kan ya tapi salah satu dari 6 resolusi di atas ...