Hingga sampai waktuku, ku tak ingin seorangpun merayuku. Tidak pula denganmu, masa laluku. Hingga sampai tenggat waktu yang ditetapkan, tak jua ku kan ingkari itu. Aku kan menunggu, kan tetap menunggu. Walaupun, sebagian kecil dari hatimu takkan pernah kuraih namun ku kan tetap menunggu. Sampai waktu gusar dan menggertakku untuk pergi.
Usaha
Kata orang, kalau sayang itu nggak pake mikir, yang penting usahanya. Kalo kata aku, kalau sayang itu pake mikir juga. Mikir gimana perasaan dia kalau aku begini, mikir gimana perasaan dia kalau aku begitu. Kalau sayang, dua-duanya sama-sama mikir untuk bagaimana agar bahagia. Kalau sayang, dua-duanya sama-sama berusaha untuk mengurai ego masing-masing. Dan, kalau sayang, keduanya pasti mau saling mengerti satu sama lain. Ibaratnya kayak lagi levelling gravitymeter, levelling elektrik dan bubble -nya harus sama-sama stabil, biar pembacaannya valid. Sama kayak hubungan kita, biar bisa sampe pembacaan ijab kabul nanti.
Komentar