Hingga sampai waktuku, ku tak ingin seorangpun merayuku. Tidak pula denganmu, masa laluku. Hingga sampai tenggat waktu yang ditetapkan, tak jua ku kan ingkari itu. Aku kan menunggu, kan tetap menunggu. Walaupun, sebagian kecil dari hatimu takkan pernah kuraih namun ku kan tetap menunggu. Sampai waktu gusar dan menggertakku untuk pergi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usaha

Diam-diam

aku benci