Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012

#dyff

Gambar
Harusnya sih udah apdet sejak puasa kemarin -_- tapi baru keinget sekarang. Haah~~ dyff, miss you so bad :(

Abstrak.

Saya bisa sendiri kok. Saya bisa menyembuhkan semuanya sendiri. Time heals. Tapi time heals kalo seandainya ada jurang pemisah selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Tapi kalo buat kasus yang ini ngga mungkin rasanya bisa kayak gitu. Profesional. Act lyk usual. Lyk everything is okay. Jadi butuh topeng yang banyak biar ngga ada yang tau ekspresi sesungguhnya yang mana. Masih dalam proses membiasakan diri untuk sendiri. Sebelumnya, sendiri tidak pernah seberat ini. Ataukah karena belum terbiasa? Hanya bisa berharap semua ini hanya refleksi palsu sesaat. Hanya berharap, kelak bukan hanya refleksi yang ada, namun sosok nyatanya! Terlalu dalam jatuh dan berusaha menggapai tepian untuk naik itu berat. Apalagi dengan hati dan perasaan yang tercecer dan tertumpah ruah di dasar lubang. Membuatku memaksa untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi apa yang salah. Jadi mikir, jadi diri sendiri itu terbaik, namun terbaik untuk kita belum tentu terbaik buat orang lain. Right? Terus harus ja...

9

Terkadang, ketika kamu udah menentukan satu pilihan yang kamu pilih dari hati, pasti ada saja yang berusaha mengahncurkan keyakinanmu. Entah apapun itu caranya, baik atau buruk, kasar atau halus. Dan tidak terpungkiri dalam masalah hati. Kali ini rasanya lebih memuakkan dari sebelum-sebelumnya. Rasanya elegi indahnya senja namun yang memiliki kadar yang memuakkan. Kadar dimana titik jenuhnya sudah maksimal. Sebelumnya aku memilih bersembunyi, memilih menjadi pengecut saat semuanya kembali datang dan berusaha menghentakku dari mimpi indah yang sedang aku rangkai dengan cita dan cinta. Teruntuk kamu, yang hatinya sedang dilanda badai. Aku sekarang berani mengatakan kalau aku berani komit, dan i'll make it for you. No matter when, no mattter how. Tenang aja, gue bakal terus ada di samping lo ketika lo butuh, dan selalu punya banyak ruang dan waktu sebanyak yang lo butuh. Gue selalu disini, di balik pekatnya malam. Dibalik dinginnya udara malam. Menyatu bersama udara yang kau hirup. Me...

Semesta dan Teori Puzzle

Semesta. Malam ini aku kembali berusaha berdamai dengan semesta. Berusaha berdamai dengan keadaan yang ada. Semesta lagi labil. Semesta memintaku untuk barter. Menukar segenap hatiku dengan potongan puzzle. Namun semesta membuatku bingung, yang ia kembalikan adalah sepasang puzzle yang memiliki potongan yang sama persis, tanpa celah. Rasanya kayak terbuai indahnya elegi dalam senja untuk kesekian kali. Menemukan orang yang sama persis memiliki sifat yang sama sepertimu. Rasanya seperti bercermin dan mendapati dirimu di seberang sana dan mendapati ia hidup dan ia nyata. Mendapati bahwa ia-lah orang yang membangkitkan semua mimpi-mimpi konyolmu yang terlalu indah untuk diwujudkan. Menyadari bahwa bahunya adalah tempat pertama kau berlari dan menjatuhkan butir air mata kepedihan. Menyadari bahwa dia-lah yang selalu membuatmu tertawa karena kebodohannya. Menyadari bahwa tidak hanya kamulah satu-satunya manusia konyol yang ada di muka bumi ini. Menyadari bahwa radarmu menemukan orang yang s...

Abstrak

Yak, dari judulnya aja udah nggak jelas. Ini tuh abstrak, susah diungkapin pake kata-kata, susah juga diungkapin pake perbuatan. Nggak ngerti juga, kenapa selalu berada diposisi kayak gini. Udah berusaha buat ngehindar, tapi selalu aja semesta masa lalu bisa menemukan dan mengahncurkan semua benteng beton yang kokoh berdiri. Nggak ngerti harus gimana, nggak mau juga ngelepas yang di genggaman tangan, rasanya udah menyatu. Sejuk, kaya diterpa angin sepoi-sepoi. Rasanya nyaman, tanpa ada rasa getir. Tanpa ada? Atau belum? Aku juga nggak ngerti, sebulan. Nggak ngerti, semudah itu dia bisa masuk ke kehidupan aku dan mengkudeta rasa sakit yang lukanya menganga parah. Kadang, sempet mikir juga, apa semua ini hanya akan berhenti ditengah jalan lalu menghilang dimakan masa? Layaknya kopi panas yang sedang diseduh dan dirasa manisnya, yang tiba-tiba menjadi dingin dan pahit. Apa akan seperti itu kelak jadinya? Aku tidak pernah tau, dan tidak akan pernah bisa memprediksikan. Aku hanya menyayangi...