merenggang asa


aku tau ini semua memang tidak seharusnya pernah kita mulai
ini jadi bumerang, terlebih untuk aku
aku diserang oleh amunisiku yang tak pernah aku tahu
tidak seharusnya, aku jatuh cinta padamu dan menaruh hati padamu
jikalau saja aku tau akhirnya kan begini
semua yang kita rangkai sedikit demi sedikit dengan iringan senyum tawa
sekarang harus kita hancurkan dengan luapan emosi dan derai air mata
aku serasa terhempas jatuh menuju lapisan bumi yang paling bawah
inti bumi, panas, sangat panas hingga mampu menghancurkan semua
tanpa terkecuali hatiku
hatiku koyak, hancur, dan musnah seketika
aku tidak mau menyalahkan, aku juga tidak mau berargumen panjang lebar hanya untuk mengkoarkan rasa yang kurasa
iya aku sakit hati, iya aku patah hati
namun, tidak
aku tidak akan pernah menyerah untuk meraih kebahagiaan yang sudah disiapkan khusus untukku, oleh seseorang yang akan menjadi orang khusus di hidupku
aku tau, aku tak lebih pantas untuk kau beri hati
lebih pantas kau beri racun
racun agar semua tidak berfungsi normal, racun agar aku mati rasa :)

aku sudah bertekad, berjanji, setelah uraian air mataku yang menggenang ini berhenti
aku akan menghapusmu dari ingatanku, yang aku tau kamu adalah salah satu teman sekolahku
sudah, cukup
seolah tidak ada apa apa sebelumnya
dan perihal sayang yg masih tersimpan ini, biarlah kulepas
biarlah menghilang, berkabut, dan lenyap seiring dimakannya waktu
aku tau tidak akan sebentar, namun aku mencoba membuatnya terlihat sebentar
karena aku hebat, dalam mematahkan hatiku sendiri
lalu, maaf untuk tutur kataku yang telah menyakitimu di siang tadi, aku hanya.. cemburu
walau aku tau kamu bukan siapa siapa lagi untukku
aku belum bisa mengontrol hatiku
aku sadar, aku salah. maaf
aku berjanji, aku tidak akan pernah melakukan hal yang sama
hati ini telah ikhlas merenggang semua
merenggang dirimu dan hatimu
terima kasih untuk selama ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usaha

Diam-diam

aku benci