Janji
Malam ini aku terjaga lagi-lagi dan pasti akan mengahabiskan banyak kafein untuk membantuku lepas dari semua masa lalu tentang kita. Indah namun menyakitkan, menangisimu serasa seperti menggarami air laut. See? Percuma sebenarnya, aku juga tau aku seperti ini terus itu hanya membuatmu menderita disana. Iya sayang? Kamu menderita karena aku? Aku tau aku berdosa selama ini, setahun penuh.. lebih. Aku masih menangisimu, masih belum merelakanmu. Haruskah aku merelakanmu bersama usainya Ramadhan kali ini sayang? Malam ini gelisah aku memikirkan hal itu. Namun aku tau, sangat tau akan jawabnya, dan aku harus yakin kalau ini jalan terbaik untukku dan untukmu. Aku harus melupakanmu, harus? Iya, harus. Aku yakin kau pasti tersenyum diatas sana, dengan matamu yang bersinar teduh. Dan mulai malam ini aku akan merenggangmu dengan senyuman. Janji, tanpa air mata.
Komentar
janganlah anda berhenti mengonsumsi nikotin hanya karna seseorang yang sosoknya semu bagi anda. lakukanlah demi kebaikan anda sendiri, bukan untuk dia yang yang bahkan tidak nyata bagi anda. siapkah anda menatap masa depan yang lebih menjanjikan? siapkah anda memantabkan langkah anda? bila siap, maka sudah seharusnya anda tau cara yang positif untuk mengatasi sesuatu. ingat, anda sudah dewasa. hehehehe.