Hope
Harapan. Hari ini hujan kembali mengguyur kota ini, seharian penuh. Tanpa ampun, menangis mengiringi bulan Ramadhan yang akan berakhir. Ini malam tarawih terakhir, tahun lalu aku bertaraweh bersamamu ya sayang, di masjid yang besar itu, berwarna hijau. Kamu ingat? katamu besok kalo kita punya rumah akan kamu cat warna itu. Tapi sayang ya, kita tidak bisa merealisasikan mimpimu itu, maaf. Kita terhalang oleh takdir sayang, takdir memutus semua harapan dan asa kita.. Perlahan, tapi menyakitkan.
Aku tau aku selalu bisa, dan bahkan sangat bisa melupakanmu. Tapi aku tidak pernah mau. Entah kenapa aku masih merasa kamu adalah yang terhebat, selamanya.
Aku tau aku selalu bisa, dan bahkan sangat bisa melupakanmu. Tapi aku tidak pernah mau. Entah kenapa aku masih merasa kamu adalah yang terhebat, selamanya.
Komentar